Cara Cek Traffic Website

Cara Cek Traffic Website

Apa Kegunaan Mengecek Traffic Website?

Mengecek traffic website merupakan salah satu hal yang penting, selain untuk mengetahui perkembangan situs anda, mengecek traffic juga berguna untuk data strategi marketing/pemasaran suatu website. Beberapa contoh data traffic yang sering dibutuhkan diantaranya jumlah pengunjung website, jumlah halaman yang dibuka pengunjung, lamanya pengunjung membuka suatu website, darimana sumber datangnya pengunjung, apasaja yang pengunjung lakukan, berasal dari negara mana pengunjung website, dan masih banyak data lain yang sangat berharga dan bermanfaat untuk merencanakan strategi apa yang akan anda lakukan untuk promosi website anda.

Apalagi, jika anda membuat website anda dengan tujuan bisnis atau untuk menghasilkan uang. Dengan mengetahui data-data ini, anda bisa mengetahui pengunjung seperti apa yang benar-benar menghasilkan uang untuk anda. Misalkan, dari data yang diperoleh, diketahui bahwa pengunjung yang banyak membeli produk yang dijual di website anda adalah pengunjung yang datang dari facebook, maka anda bisa memfokuskan promosi anda di facebook dibandingkan promosi lainnya.

Cara Mengecek Traffic Website

Saat ini sangat banyak tools yang bisa digunakan untuk mengecek traffic website, namun salah satu tools yang paling akurat, serta tentunya gratis dan paling banyak digunakan yaitu google analytics. Tools buatan google ini tentunya tidak perlu diragukan lagi, karena selain memberi data traffic website yang akurat, banyaknya fitur yang dimiliki oleh google analytics membuat para webmaster baik itu yang pemula hingga profesional menggunakan tools gratis ini.

Untuk memasang google analytics di website anda untuk mengecek traffic website, anda harus terlebih dahulu mendaftarkan diri di situs google analytics. Jika sudah memiliki account google, proses pendaftaran bisa dilakukan dengan sangat mudah dan cepat. Setelah mendaftar, anda bisa masuk dan login ke situs google analytics.

Setelah login, anda bisa menambahkan website anda dengan memilih menu add property. Masukkan alamat website anda beserta beberapa data-data yang diminta, setelah itu pihak google analytics akan meminta pemilik website untuk melakukan verifikasi untuk membuktikan bahwa website tersebut benar milik anda. Ada beberapa metode verifikasi yang bisa dilakukan, yaitu dengan memasang script google analytics di setiap halaman website, atau memasukkan file analytics kedalam directory situs anda. Silahkan pilih metode yang dirasa paling mudah yang bisa anda lakukan.

Selain untuk verifikasi, pemasangan kode script google analytics ataupun file analytics di website anda berfungsi sebagai alat tracking dari google. Sehingga anda harus memastikan bahwa kode ataupun file ini terus terpasang di website anda dan jangan sampai terhapus, karena apabila terhapus, google analytics tidak bisa melakukan pengecekan terhadap pengunjung website.

Setelah verifikasi/pemasangan kode tracking selesai, sekarang setiap pengunjung website akan ditrack datanya oleh google analytics, dan data tersebut bisa anda lihat dengan cara login ke website google analytics. Selain itu, google analytics juga sudah mempunyai mobile apps, sehingga anda bisa mengecek data website anda kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan perangkat smartphone anda.

Namun perlu diingat data yang bisa anda lihat adalah data setelah anda selesai memasukkan kode tracking. Jadi, anda tidak bisa melihat data-data terdahulu sebelum anda memasang kode google analytics di website anda. Untuk mendapatkan data yang akurat, cobalah untuk menunggu antara 1-2 bulan untuk bisa mendapatkan informasi yang akurat dan valid mengenai pengunjung website anda.

Berikut ini beberapa data utama yang bisa anda lihat dari google analytics :

Users – Data users merupakan data jumlah pengunjung berbeda yang datang ke website anda. Data ini biasanya diambil menggunakan tracking ip address maupun mac address pengunjung situs. Ketika ada seorang pengunjung yang membuka website anda 2-3 kali dalam waktu yang berbeda, mereka akan tetap dihitung sebagai 1 user yang sama.

Sessions – Berbeda dengan user, session adalah jumlah beberapa kali website anda dikunjungi, terlepas dari apakah seseorang membuka website anda lebih dari 1 kali. Jadi ketika seorang user yang sama membuka website anda 3 kali di waktu yang berbeda, akan dihitung 3 session yang terbuka meskipun mereka adalah orang yang sama. Ketika nilai sessions website anda tinggi namun memiliki users yang rendah, hal itu merupakan indikasi banyak pengunjung yang datang kembali ke website anda / returning users dan ini merupakan suatu tanda website yang baik. Sebaliknya, jika jumlah users dan session mirip atau bahkan sama, hal ini merupakan pertanda bahwa pengunjung yang datang ke website anda jarang atau bahkan tidak ada yang kembali, sehingga anda harus memperbaiki isi/konten website anda sehingga bisa memberikan engagement yang membuat pengunjung tersebut mau datang lagi ke situs anda.

Pageviews – Adalah jumlah total halaman yang dibuka oleh seluruh pengunjung website anda.

Page per session – Nilai page per session bisa didapatkan dari jumlah pageviews dibagi dengan jumlah session. Jika nilai page per session anda mendekati 1 atau bahkan hanya 1, bisa diambil kesimpulan bahwa pengunjung website anda hanya membuka satu halaman saja lalu pergi. Hal ini tentunya bukan merupakan suatu yang baik, karena seharusnya setiap pengunjung website paling tidak membuka beberapa halaman lain di website anda sebelum memutuskan keluar dari situs anda.

Bounce Rate – Nilai bounce rate akan tampil dalam persentase, yang merupakan persentase jumlah pengunjung yang langsung keluar sesaat setelah memasuki website anda. Jika nilai bounce rate website anda tinggi, hal tersebut merupakan pertanda ada yang salah dengan website anda. Diantaranya adalah apakah waktu loading website yang terlalu lama sehingga pengunjung malas untuk menunggu dan memilih keluar, apakah tampilan website anda kurang begitu baik, ataupun isi dari website anda yang tidak menarik sehingga pengunjung malas untuk melanjutkan membaca dan memilih keluar dari website anda.

Sessions Duration – Merupakan durasi waktu yang dihabiskan oleh pengunjung di website anda. Semakin besar nilai ini, maka berarti kinerja website anda semakin bagus karena pengunjung betah berlama-lama di website anda baik sekedar membaca ataupun mencari-cari informasi di website anda. Namun jika nilai ini rendah, hal tersebut bisa jadi pertanda bahwa website anda kurang diminati oleh pengunjung yang datang dan cobalah untuk memperbaiki isi dari website anda.

Demographics – Di tab demographics anda bisa melihat data asal pengunjung situs anda. Mulai dari bahasa yang mereka gunakan, negara asal, hingga kota asal mereka. Data ini bisa sangat berharga terutama untuk bahan strategi marketing/promosi anda.

System – Disini anda bisa melihat browser apa yang digunakan oleh pengunjung situs anda, apakah google chrome, mozilla, opera atau internet explorer. Selain itu bisa diketahui sistem operasi apa yang mereka gunakan ketika membuka situs anda. Fungsi dari data-data ini yaitu untuk optimalisasi website anda. Misalkan, jika ternyata diketahui pengunjung website anda mayoritas menggunakan sistem operasi Macintosh dan menggunakan browser safari, maka tentu saja anda harus membuat tampilan website anda sempurna untuk sistem operasi dan browser tersebut, jangan sampai justru tampilan website anda berantakan ketika dibukan menggunakan browser yang paling banyak digunakan mengakses situs anda.

Acquisition – Di menu acquisition anda bisa melihat darimana saja pengunjung website anda berasal. Ada 4 kategori utama pada acquisition, diantaranya yaitu direct – yaitu pengunjung yang langsung datang ke situs anda dengan mengetikan alamat situs di browser mereka, lalu organic search – yaitu pengunjung yang datang dari halaman hasil pencarian search engine seperti google, yahoo dan bing, kemudian refferal – yaitu pengunjung yang datang ke situs anda melalui link dari situs lain, dan terakhir sosial – yaitu pengunjung yang datang dari promosi anda di media sosial.

Users Flow – Data ini merupakan data yang menarik, dimana anda bisa melihat alur pengunjung yang datang ke situs anda. Misalkan kehalaman mana pertama mereka masuk, lalu setelah itu pengunjung tersebut pindah ke halaman lain, dan dihalaman mana akhirnya pengunjung memutuskan untuk menutup website anda. Dengan mempelajari data ini, anda bisa mengetahui halaman-halaman mana saja yang perlu di modifikasi ataupun ditingkatkan kinerjanya.

Ditulis oleh : Admin | Tanggal Terbit : 3 Maret 2018 | Share artikel ini di :